Sistem Informasi Persediaan Daerah (SIPAD)
SIPAD dikembangkan sebagai platform digital yang mengintegrasikan seluruh proses pengelolaan persediaan dalam satu sistem yang terpusat dan terstandarisasi.
Solusi yang diterapkan meliputi:
Digitalisasi seluruh proses pengelolaan persediaan daerah.
Monitoring stok barang secara real-time.
Pengelolaan sumber perolehan barang berdasarkan APBD, APBN, maupun hibah.
Sistem distribusi barang yang terdokumentasi dan dapat ditelusuri.
Pengelolaan mutasi antar gudang secara terintegrasi.
Validasi dan rekonsiliasi stok fisik dengan stok sistem.
Dashboard monitoring persediaan dan pergerakan barang.
Pelaporan otomatis yang mendukung kebutuhan audit dan akuntabilitas pemerintah.
Business Challenge
Sebelum implementasi SIPAD, pengelolaan persediaan menghadapi berbagai tantangan yang berpotensi mempengaruhi akurasi data dan efektivitas pengelolaan logistik, antara lain:
Pengelolaan persediaan masih banyak dilakukan secara manual dan tersebar pada berbagai unit kerja.
Kesulitan melakukan monitoring stok barang secara real-time.
Tingginya risiko ketidaksesuaian antara stok fisik di gudang dengan data administrasi.
Kompleksitas pengelolaan barang yang berasal dari berbagai sumber pendanaan seperti APBD, APBN, dan hibah.
Sulitnya melakukan pelacakan histori pergerakan barang dari proses pengadaan hingga penggunaan.
Proses distribusi barang ke fasilitas kesehatan dan instansi terkait belum terdokumentasi secara terintegrasi.
Keterbatasan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan terkait kebutuhan dan ketersediaan stok.
Tingginya kebutuhan pelaporan yang akurat untuk kebutuhan audit dan pertanggungjawaban pemerintah.
Pengelolaan mutasi antar gudang membutuhkan mekanisme yang lebih terkontrol dan terdokumentasi.
Solution Overview
SIPAD dikembangkan sebagai platform digital yang mengintegrasikan seluruh proses pengelolaan persediaan dalam satu sistem yang terpusat dan terstandarisasi.
Solusi yang diterapkan meliputi:
Digitalisasi seluruh proses pengelolaan persediaan daerah.
Monitoring stok barang secara real-time.
Pengelolaan sumber perolehan barang berdasarkan APBD, APBN, maupun hibah.
Sistem distribusi barang yang terdokumentasi dan dapat ditelusuri.
Pengelolaan mutasi antar gudang secara terintegrasi.
Validasi dan rekonsiliasi stok fisik dengan stok sistem.
Dashboard monitoring persediaan dan pergerakan barang.
Pelaporan otomatis yang mendukung kebutuhan audit dan akuntabilitas pemerintah.
Key Features
Project Screenshots
Implementation Deliverables
- Analisis dan Perancangan
- Pengembangan Sistem
- Dokumentasi
- Implementasi